Oke, mari kita fikirkan. Alangkah lucu dan bodohnya jika pejabat pejabat menggunakan sepatu boots ketika rapat, pun jika pak tani menggunakan sepatu pantofel ketika ke sawah. Atau jika adik saya sekolah dengan sepatu bola dan Eden Hazard yang bermain bola dengan sepatu sekolah. Mengapa?
Ya, karena tidak sesuai fungsi dan tempatnya, bukan karena pak tani tak mampu membeli sepatu pantofel atau adik saya yang tak punya sepatu bola. Walaupun, memang sepatu boots pak tani yang digunakan untuk ke sawah tentu tak semahal sepatu pantofel pejabat pejabat kita, atau adik saya yang memang tak suka main bola. Jadi, tidak selayaknya kita beranggapan kalau suatu sepatu lebih rendah atau lebih baik dari sepatu lainnya, ini cuma masalah “fungsi”, bukan masalah model ataupun harga. Setiap sepatu diciptakan untuk fungsinya masing masing. Oh ya, saya tadi memberi contoh Eden Hazard bukan karena saya fans Chelsea kok, hanya saja saya sedang kurang suka dengan klub selain Chelsea.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar